Memilih mainan anak untuk usia 5 tahun
bisa dikatakan tidak begitu sulit. Asalkan Anda tahu bahwa tujuan dari mainan
tersebut adalah mengasah kreativitas, imajinasi, dan kemampuan berpikirnya. Apa
saja mainan yang dapat mendukung tumbuh kembang anak tersebut? Simak ulasan dan
rekomendasi kami di bawah ini, yah.

Usia 5 Tahun Adalah Periode Emas bagi Tumbuh Kembang Anak
Umur lima tahun menjadi tanda titik
utama perkembangan anak. Bayi berusia lima tahun atau balita, umumnya telah
mampu menyerap informasi dan mempelajari banyak hal.
Dalam usia ini, Anda perlu aktif
merangsang saraf di otaknya agar makin kuat. Sehingga, organ-organ sarafnya
mampu mengenal aneka rangsangan dan mengembangkan kerja otaknya lebih awal
serta optimal. Maka inilah saatnya orangtua memfasilitasi kebutuhan anak untuk
mengenal banyak hal.
Mainan Anak 5 Tahun Membantu Proses Belajar Anak
Nah, agar anak belajar dengan senang
hati, Anda perlu memberikannya mainan anak terbaik yang cocok untuk masa tumbuh
kembangnya itu. Kenapa mainan? Karena inilah medium paling mudah untuk
mengajarkan anak lebih dini serta meningkatkan kerja organ verbal, motorik,
maupun kognitifnya. Dengan mainan, tanpa sadar anak akan menemukan hal baru
namun tetap terhibur.
Yap, sebaiknya Anda memang tak asal
membeli mainan anak. Perhatikan bahwa mainan itu harus mendukung daya serap
anak, merangsangnya menghadapi persoalan, mencari solusi, mengembangkan daya
pikir dan imajinasi, tentunya juga harus aman dan seusia dengan usianya.
Tips Memilih Mainan Anak 5 Tahun
Perhatikan Ukuran
Saat anak sudah beranjak memasuki tahun
kelima, Anda barangkali berpikir bisa bebas memberinya aneka mainan. Hm, tidak
juga. Perlu Anda perhatikan beberapa hal sebelum memutuskan membeli mainan
untuk anak berumur 5 tahun, di antaranya ukuran mainan.
Barangkali anak sudah paham cara
menggunakan mainan, tapi tetap saja. Sebaiknya Anda tidak memilihkan mainan
yang berukuran terlampau kecil agar tak disalahgunakan. Misalnya dimasukkan ke
dalam mulut. Berikan mainan berukuran tepat yang mudah ia mainkan serta
tentunya tak berbahaya. Salah satunya adalah memberikan skuter
dengan ukuran yang pas.
Aman bagi Anak
Nah, ini dia poin penting berikutnya
yang harus diperhatikan sebelum membeli mainan anak. Pikir lagi, apakah mainan
ini aman untuk si kecil? Soalnya, bisa dipastikan mainan adalah senjata jitu
yang Anda gunakan untuk menenangkan si kecil saat rewel. Jadi hampir pasti Anda
butuh mainan sebagai pengalih perhatian, sepanjang waktu, secara spontan.
Maka jangan sepelekan poin ini, ya.
Apalagi di Amerika Serikat sana, pihak Komisi Keamanan Produk mencatat ada 250
ribu kasus anak terkait penggunaan mainan anak. Si kecil mungkin sekali
memasukkan mainan ke mulut, entah digigit, dijilat, atau dihisap, mengingat
dorongan inderanya yang ingin mencecap banyak hal baru. Oleh karenanya, cek
juga apakah ada kandungan berbahaya dari bahan yang digunakan untuk membuat
mainan tersebut.
Pilih Permainan yang Mengasah Logika
Saat anak mencapai usia gemilang, Anda
sebaiknya segera memperbanyak asupan otak terutama lewat mainan. Pilih mainan
yang mampu meningkatkan kinerja otak buah hati. Percayalah, kecerdasan anak
harus dipupuk sedini mungkin demi hasil optimal. Belikan si kecil mainan yang
mengasah kemampuan logika berpikirnya, seperti puzzle, balok rumah, dan
sejenisnya.
Permainan yang Merangsang Kreativitas
Selain merangsang ketajaman daya pikir,
mainan juga punya manfaat lain sebagai sarana memupuk kreativitas. Pilihlah
hanya mainan yang membantu balita belajar berpikir kreatif, memecahkan masalah,
atau menyusun strategi. Pacu semangat anak Anda sehingga kemampuan kerja
otaknya teroptimalkan.





